O w n e r
Let's Shared
Tampilkan postingan dengan label Sistem Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem Informasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Mei 2009

PENGERTIAN DAN KONSEP TEKNOLOGI INFORMASI

  • Seperangkat alat yang membantu Anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informal.

  • Teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi computer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang digunakan untuk memroses dan menyimpan informasi,melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untik mengirimkan informasi
  • Teknologi yang menggabungkan komputasi (computer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data,suara dan video.

menurut kesimpulan teknologi informasi adalah gabungan antara teknologi computer dengan teknologi komunikasi.

Sedangkan Teknologi computer Adalah teknologi yang berhubungan dengan computer,termasuk peralatan-peralatan yang berhubungan dengan computer seperti printer,pembaca sidik jari dan bahkan CD room.
Teknologi komunikasi atau biasa juga disebut teknologi jarak jauh.Termasuk dalam kategori teknologi ini adalah telepon,radio dan televisi.

More...

Pengertian dan Konsep Model Simulasi

Mengapa Membutuhkan Permodelan?
  • Permasalahan yang terjadi bukan permasalahan yang dapat dengan mudah disajikan fungsi dan operatornya secara matematis.
  • Permasalahan nyata dapat disajikan dalam model matematik yang merupakan model pendekatan dengan menyebutkan fungsi tujuan dan konstrain(Operation Research)
  • Permasalahan nyata banyak menggunakan nilai-nilai ketidakpastian dalam setiap kejadian yang muncul. (Proses Stokastik)

Mengapa Membutuh kanSimulasi?
  • Permasalahan-permasalahan kompleks dengan model-model non-linear tidak dapat diselesaikan dengan cara analitik, metode numerik atau linear programming.
  • Metode heuristik merupakan suatu alternatif untuk menyelesaikan permasalahan dengan memanfaatkan kejadian acak.
  • Metode heuristik tidak dapat langsung diimplementasikan karena mempunyai resiko yang besar, sehingga disimulasikan terlebih dahulu sebelum memastikan untuk diimplementasikan.
untuk lebih memahami seperti apa model simulasi,berikut beberapa ebook kasus model simulasi:
Download
Download
Download
Download
Download
Download
More...

Jumat, 22 Mei 2009

Rekayasa Perangkat Lunak

Rekayasa Perangkat Lunak pada prinsipnya menekankan pada tahapan-tahapan pengembangan suatu perangkat lunak yakni : Analisis, Desain, Implementasi, Testing dan Maintenance. Pada tahap yang lebih luas Rekayasa Perangkat Lunak mengacu pada Manajemen Proyek pengembangan Perangkat Lunak itu sendiri dengan tetap memperhatikan tahapan-tahapan pengembangan sebelumnya.

Dalam pengembangannya perangkat lunak memiliki berbagai model yaitu model water fall ('model konvensional' sebagai model terdahulu yang dikembangkan dan karena model water fall nyaris sama dengan siklus hidup pengembangan sistem), model prototype ('model yang disukai oleh user dan pengembang), model sequensial linear, model RAD 'rapid aplikation model', model 'formal method' atau 'metode formal' disini sebelum diadakannya implementasi terlebih dahulu rancangan model yang dibuat diverifikasi terlebih dahulu sehingga tidak ada lagi kesalahan - kesalahan pada saat implementasi.

WIKIPEDIA

More...

Pengertian Sistem Informasi

Sistem informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Sistem Informasi Manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan personal manajemen. Sistem Informasi Penjualan adalah suatu sistem informasi yang mengorganisasikan serangkaian prosedur dan metode yang dirancang untuk menghasilkan, menganalisa, menyebarkan dan memperoleh informasi guna mendukung pengambilan keputusan mengenai penjualan.
Sistem Informasi digunakan untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi organisasi. Manajemen organisasi memanfaatkan informasi yang dihasilkan oleh Sistem Informasi sebagai alat dalam pengambilan keputusan atau menjadi input untuk menghasilkan informasi yang lain.
Sistem Informasi secara harfiah terdiri dari 2 kata yakni sistem dan informasi. Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-bersama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu (Fitzgerald et.al (Terjemahan Jogiyanto HM), 1981). Sedangkan Informasi dapat didefinisikan sebagai: data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.

Definisi lainnya

  • Sistem Informasi adalah sekumpulan hardware, software, brainware, prosedur dan atau aturan yang diorganisasikan secara integral untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat guna memecahkan masalah dan pengambilan keputusan
  • Sistem Informasi adalah satu Kesatuan data olahan yang terintegrasi dan saling melengkapi yang menghasilkan output baik dalam bentuk gambar, suara maupun tulisan.
  • Sistem Informasi adalah Proses yang menjalankan fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk kepentingan tertentu; kebanyakan SI dikomputerisasi.
  • Sistem informasi adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan suatu informasi dalam suatu bidang tertentu. Dalam sistem informasi diperlukannya klasifikasi alur informasi, hal ini disebabkan keanekaragaman kebutuhan akan suatu informasi oleh pengguna informasi. Kriteria dari sistem informasi antara lain, fleksibel, efektif dan efisien.
  • Sistem informasi adalah kumpulan antara sub-sub sistem yang salaing berhubungan yang membentuk suatu komponen yang didalamnya mencakup input-proses-output yang berhubungan dengan pengolaan informasi (data yang telah dioleh sehingga lebih berguna bagi user)
  • Suatu sistem informasi (SI) atau information system (IS) merupakan aransemen dari orang, data, proses-proses, dan antar-muka yang berinteraksi mendukung dan memperbaiki beberapa operasi sehari-hari dalam suatu bisnis termasuk mendukung memecahkan soal dan kebutuhan pembuat-keputusan manejemen dan para pengguna yang berpengalaman di bidangnya.
WIKIPEDIA

More...

Rabu, 20 Mei 2009

Analisa Penjualan

Arti analisa penjualan ialah analisa sesungguhnya dari hasil penjualan. Analisa penjualan didasarkan atas 4 hal yaitu:

  • Analisa Penjualan menurut daerah
Dari data-data yang diperoleh seperti data nasabah, jumlah produk yang terjual, jumlah penerimaan dan selanjutnya perlu ditentukan satuan daerah geografis yang dipergunakan apakah tingkat kecamatan, tingkat kabupaten atau cukup tingkat propinsi. Hasil penjualan kemudian ditabulasi menurut satuan daerah, sehingga dengan demikian bisa diketahui adanya daerah-daerah yang berpotensi dan daerah-daerah yang kurang berpotensi. Atas dasar analisa tersebut kemudian bisa dibuat keputusan yang lebih tepat yaitu mengkonsentrasikan usaha penjualan di daerah-daerah yang sangat menguntungkan.
  • Analisa penjualan menurut barang produksi
Yaitu analisa penjualan menurut produk, maka dimungkinkan untuk mengetahui produk mana yang memberi kontribusi (sumbangan) yang paling besar terhadap hasil penjualan dan harus dieks ploisir semaksimal mungkin dan produk mana yang harus didrop oleh karena kurang memberikan keuntungan. Analisa penjualan menurut barang produksi akan lebih efektif apabila dikombinasikan dengan analisa daerah.

  • Analisa penjualan menurut langganan atau nasabah.
Analisa menurut nasabah dikombinasikan dengan analisa menurut daerah dan produk mungkin sangat membantu didalam usaha mengetahui kelemahan-kelemahan didalam program penjualan untuk suatu daerah nasabah/langganan tertentu, misalnya hanya meliputi nasabah-nasabah yang termasuk golongan ”the have” atau golongan “elite”. Mungkin suatu produk tertentu sangat laris atau banyak laku terjual di daerah Jawa akan tetapi mengalami kemacetan diluar Jawa.
  • Analisa penjualan menurut besarnya jumlah pesanan/order
Analisa ini mungkin sangat membantu didalam menemukan kelemahan-kelemahan yang terjadi misalnya jumlah penjualan yang banyak akan tetapi ternyata dengan jumlah keuntungan yang rendah. Dalam hal ini penjualan diklasifikasikan menurut besar kecilnya pesanan. Analisa semacam ini kemudian bisa untuk mengetahui daerah mana, jenis produk apa dan para langganan yang bagaimana, suatu pesanan dalam jumlah yang sedikit harus mendapatkan perhatian sepenuhnya oleh karena akan mendatangkan keuntungan yang besar demikian pula sebaliknya mengambil suatu tindakan dalam menentukan “a minimum order size” karena memang tidak menguntungkan. More...

Analisa Pasar

Analisa pasar adalah suatu proses untuk menentukan potensi penjualan. Yang dimaksud potensi pasar adalah suatu perkiraan kapasitas dari suatu pasar untuk menyerap barang produksi. Perkiraan tersebut bisa dinyatakan dalam bentuk fisik atau dalam jumlah mata uang, atau bisa dalam bentuk persentase.
Potensi pasar biasanya juga berarti kemungkinan jumlah penjualan. Beberapa potensi penjualan yang berbeda-beda bisa diketahui untuk pasar tertentu. Salah satu potensi itu misalnya total volume yang mungkin bisa dijual dalam satu keadaan yang ideal. More...

Struktur Pasar

Pasar sebagai salah satu kekuatan eksternal dan kunci bagi setiap keberhasilan aktivitas pemasaran yang harus dipahami oleh setiap pengambil keputusan dalam perusahaan. Srategi yang digunakan dalam pemasaran harus disesuaikan dengan sifat dan karakteristik pasar yang hendak dituju.

Dengan pemahaman yang baik tentang pasar maka kita mengidentifikasikan produk dan posisi perusahaan dalam menghadapi pesaing dengan perusahaan sejenis. Untuk itu perlu pengetahuan tentang struktur pasar, karena setiap struktur pasar akan mempunyai sifat-sifat dan karakteristik yang berbeda yang tentunya akan memerlukan kebijaksanaan dan strategi yang berbeda.

Untuk itu informasi mengenai pasar yang dituju sangat dibutuhkan, sebab tanpa adanya informasi yang lengkap mengenai sasaran produk itu kemungkinan besar terlemparnya produk diarena pasar bias saja terjadi akibat tidak memenuhi selera para pembeli.

Secara garis besar bentuk atau struktur pasar dapat digolongkan menjadi 4 kategori:

  • Pure Competition (Persaingan Sempurna)

Bentuk pasar yang betul-betul bersifat pure competition ini dalam kenyataan hampir tidak dijumpai.

Adapun ciri-ciri pasar persaingan sempurna adalah:

§ Pembeli dan penjual mengetahui tentang keadaan pasar

§ Dalam pasar banyak terdapat pembeli dan penjual

§ Sifat produk homogen

§ Keleluasaan untuk keluar masuk dalam industri dari pasar yang bersangkutan

  • Monopolistic Competition (Persaingan Monopolistik)

Pasar monopolistic competition timbul bilamana satu atau lebih syarat pure competition tidak terpenuhi. Tapi pada prinsipnya bentuk pasar ini ditandai dengan adanya diferensiasi produk (perbedaan kemasan, ukuran dan sebagainya) diantara produk-produk yang dihasilkan oleh masing-masing produsen. Dengan adanya diferensiasi ini berarti adanya kemampuan produsen untuk mempengaruhi harga jual.

Adapun ciri-ciri pasar persaingan monopolistic adalah:

- Pada umumnya secara relatif penjual agak sulit sungguhpun jumlah dan resiko penjualan cukup banyak, akan tetapi setiap penjual pada dasarnya bergerak pada pasar yang terpisah dari keseluruhan pasar.

- Setiap penjual menawarkan barang-barangnya yang seolah-olah berbeda dengan saingannya yang disebabkan oleh tindakan yang menimbulkan service, place, time serta utility.

- Pembeli yang jumlahnya cukup banyak kurang mengetahui dengan sempurna keadaan pasar dalam hubungannya dengan permintaan, penawaran dan harga.

- Entry bagi perusahaan baru agak terbatas karena pembeli telah terikat pada perusahaan lama dan juga karena terbatasnya pasar untuk menjual produk dalam jumlah besar.

  • Oligopoli (pasar oligopoly)

Jumlah penjual relative sedikit, sehingga mereka menyadari bahwa harga penawaran dari harga perusahaan saingan mereka akan segera mendapat reaksi dari perusahaan saingannya. Oligopoli bisa dibedakan, ada oligopoly yang mempunyai diferensiasi produk. Pada oligopoly dengan diferensiasi produk barang-barang yang dijual telah bersifat diferensiasi. Sedangkan oligopoly tanpa diferensiasi produk, disini setiap perusahaan tanpa menggunakan merek khusus.

Adapun ciri-ciri pasar oligopoly adalah:

- Terdapat banyak pembeli dan sedikit penjual

- Produk biasanya bersifat homogen dan diferensiasi

  • Monopoli (Pasar monopoli)

Adalah suatu keadaan dimana terdapat satu penjual dipasar, oleh karena itu pemegang monopoli dapat menentukan kebijaksanaan harga tanpa memperhitungkan faktor saingan.

Adapun ciri-ciri pasar monopoli adalah:

  • Terdapat satu penjual tanpa adanya saingan, tetapi mungkin saja barang-barang subsitusi yang mana kekuatan monopoli tersebut adalah lemah.
  • Dalam hubungan dengan keadaan produksi sering kali pembeli kurang mengetahui keadaan sepenuhnya terutama pada konsumen perorangan.

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa struktur pasar merupakan cermin pertimbangan kekuatan yang mempunyai hubungan timbal balik dan saling mempengaruhi diantara penjual dipasar sehingga menimbulkan persaingan

More...

Peramalan dalam Merebut Peluang Pasar

Ramalan penjualan berarti ramalan penjualan dari produk tertentu, perusahaan tertentu, cabang perusahaan tertentu, pada waktu tertentu dari daerah penjualan tertentu. Misalnya ramalan penjualan rinso oleh Unilever pada tahun 1993, ramalan penjualan mobil Toyota pada tahun 1993 dan sebagainya.
Ramalan penjualan merupakan suatu faktor yang harus diperhatikan didalam perencanaan perusahaan. Hal-hal lainnya seperti jadwal produksi, pengeluaran untuk biaya advertensi, pengeluaran-pengeluaran lainnya tergantung kepada hasil ramalan penjualan. Ada beberapa cara untuk membuat ramalan yaitu:
  • Meramalkan penjualan berdasarkan pendapatan para eksekutif
Dengan cara ini masing-masing anggota eksekutif membuat ramalan penjualan secara independent yaitu bebas satu sama lain untuk periode yang akan datang, misal untuk tahun depan. Ramalan yang mereka buat bukan saja berdasarkan pendapat akan tetapi berdasarkan data yang sudah dipertimbangkan masak-masak. Cara meramal penjualan dengan cara ini mempunyai kebaikan dan kelemahan, kebaikannya adalah bahwa cara itu mudah sekali tanpa mempergunakan metode analisa kualitatif, akan tetapi kelemahannya ialah bahwa cara tersebut sering selalu subyektif sifatnya, jadi tidak obyektif sesuai dengan keadaan yang ada.
  • Meramalkan dengan menggunakan beberapa tenaga penjual.
Dengan cara ini orang-orang yang langsung melakukan penjualan seperti para agen dan salesmen dimana masing-masing mereka diharuskan membuat ramalan tentang hasil penjualan untuk tahun yang akan datang menurut jenis barang produksi, daerah geografis dan menurut besar kecilnya pendapatan para pembeli. Nilai ramalan dari mereka kemudian dijumlahkan untuk mendapatkan ramalan penjualan seluruh penjualan. Kebaikan dari metode ini ialah biasa menanamkan perasaan bahwa mereka milik dari perusahaan dimana dia bekerja dan memperoleh nafkah, oleh karena mereka diikut sertakan didalam menentukan nilai ramalan yang menunjukan kemampuan mereka didalam menjual barang ditahun yang akan datang. Kebaikan lainnya, bahwa ramalan penjualan dibuat oleh mereka yang langsung melakukan penjualan sehingga mengetahui kesukaran-kesukaran serta kondisi-kondisi lokal dimana mereka beroperasi, hal mana tidak akan dialami oleh anggota staf pimpinan yang biasanya bekerja dibelakang meja
  • Meramalkan dengan metode statistic
Dalam meramalkan dengan metode statistic untuk pembuatan ramalan-ramalan biasanya digunakan metode least squares.
More...

Analisis Peluang Pasar

Faktor penting dalam keberhasilan atau kegagalan dari strategi pemasaran adalah apakah elemen strategi pemasaran tersebut konsisten dengan realita dari lingkungan eksternal perusahaan. Langkah awal dalam mengembangkan rencana pemasaran strategis adalah memantau dan menganalisis peluang serta tantangan yang ditimbulkan oleh faktor-faktor luar perusahaan.

Adapun tanggung jawab dari manajer perusahaan :

  • Analisis lingkungan dan pesaing

Untuk memahami peluang dan tantangan potensial dalam jangka panjang, pemasaran pertama-tama harus memantau dan menganalisis trend yang luas dalam lingkungan ekonomi dan sosial.

  • Dinamika industri dan perubahan strategi

Dinamika persaingan dari industri terutama menekankan bagaimana pola persaingan dari pembelian konsumen cendrung untuk berubah ketika industri atau produk bergerak melalui berbagai tahap daur hidup.

  • Analisis pelanggan

Untuk mendukung dan mendorong transaksi pertukaran dengan pelanggan potensial

  • Riset pemasaran dan pengukuran pasar

Untuk membuat keputusan-keputusan tentang unsur-unsur program pemasaran seperti berapa harga yang ditetapkan dan media iklan untuk digunakan.

  • Keputusan segmentasi pasar dan penetapan pasar sasaran serta penentuan posisi pasar.

Perbedaan-perbedaan dalam strategi ini menggambarkan pentingnya segmentasi pasar dan kesulitan dalam memutuskan bagaimana cara terbaik mendefenisikan segmen-segmen di dalam pasar tertentu.

Setelah segmen pasar dan menelaah kebutuhan pelanggan serta kekuatan dan kelemahan pesaing didalam segmen-segmen manejer memutuskan segmen-segmen mana untuk menunjukan peluang menarik dan layak bagi perusahaan.



More...

Proses Pemasaran

Manajer pemasaran bertanggung jawab atas berbagai aktivitas yang dilakukan bersama-sama dalam proses pemasaran. Proses pemasaran ini meliputi:

  • Memahami misi organisasi dan peran pemasaran dalam memenuhi misi tersebut.
  • Menyusun sasaran pemasaran.
  • Mengumpulkan, menganalisis dan mengartikan informasi tentang situasi organisasi, termasuk kekuatan dan kelemahannya serta berbagai peluang dan aman dalam suatu lingkungan.
  • Pengembangan suatu strategi pemasaran melalui keputusan secara benar tentang kebutuhan mana dan kebutuhan siapa yang akan dipenuhi oleh organisasi dan mengembangkan aktivitas pemasaran yang sesuai untuk memuaskan keinginan dari target pasar yang dituju.
  • Mengimplementasikan strategi pemasaran.
  • Mendesain pengukuran kinerja.
  • Secara periodik melakukan evaluasi upaya pemasaran dan membuat perubahan jika diperlukan.
More...

Perencanaan Pemasaran

Perencanaan adalah “proses mengantisipasi hal-hal yang mungkin terjadi dimasa yang datang dan menentukan yang harus dugunakan untuk mencapai sasaran organisasi dimasa depan”.
Rencana pemasaran dapat menjadi dasar bagi manajemen guna melakukan perbandingan antara kinerja yang diharapkan dengan kinerja yang telah dicapai. Memudahkan manejer pemasaran untuk masuk kepasar dengan kesadaran akan berbagai kemungkinan dan masalah yang mungkin dihadapi.
Rencana pemasaran adalah “dokumen tertulis yang berlaku sebagai buku petunjuk semua kegiatan pemasaran yang harus dijalankan oleh manejer pemasaran”
Perencanaan pemasaran adalah “mencakup upaya mendesain kegiatan yang berhubungan sasaran pemasaran dan perubahan dan lingkungan pemasaran“.
Perencanaan pemasaran juga merupakan dasar untuk semua strategi dan keputusan pemasaran. More...

Konsep pemasaran

Konsep pemasaran menyatakan bahwa alasan sosial dan ekonomi bagi suatu perusahaan atau organisasi adalah memuaskan kebutuhan konsumen dan keinginan tersebut sesuai dengan sasaran perusahaan. Konsep pemasaran mengenal bahwa tidak adanya alasan mengapa konsumen harus membeli suatu produk yang ditawarkan oleh suatu organisasi, sekalipun produk pesaing, melainkan mereka akan memilih produk dan jasa mana yang paling memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka.

Perusahaan yang mengadopsi dan mengimplementasi konsep pemasaran setuju dengan orientasi pasar. Orientasi pasar membutuhkan kepemimpinan manajemen puncak, fokus pada konsumen memahami tentang pesaing, dan koordinasi antar fungsi untuk memenuhi kebutuhan akan keinginan serta mengirimkan nilai yang terbaik.

Adapun konsep pemasaran ini terdiri dari :

  • Fokus pada kemauan dan keinginan konsumen sehingga organisasi dapat membedakan produknya dari produk yang ditawarkan oleh para pesaing.
  • Mengintegrasikan seluruh aktifitas organisasi termasuk didalamnya produksi untuk memuaskan kebutuhan.
  • Pencapaian tujuan jangka panjang bagi organisasi dengan memuaskan kebutuhan akan keinginan konsumen secara hukum dan bertanggung jawab.
More...

Pengertian Pemasaran

Pemasaran merupakan salah satu kegiatan paling penting yang dilakukan oleh para pengusaha dalam usahanya untuk mempertahankan kelangsunggan hidup, berkembang, kemampuan untuk bersaing serta mendapatkan laba. Tidak ada satu perusahaan yang mampu bertahan bilamana perusahaan tersebut tidak mampu memasarkan atau menjual barang-barang atau jasa-jasa yang dihasilkannya. Berhasil atau tidaknya suatu perusahaan dalam menjalankan kegiatannya dapat dilihat dari perkembangan volume penjualan atas produk atau jasa yang dijualnya.

Pemasaran adalah “Suatu proses perencanaan dan menjalankan konsep, harga, promosi dan distribusi sejumlah ide, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang mampu memuaskan tujuan individu dan organisasi”. ( th : 2001, Salemba Empat, Jilid 1 )

Pemasaran adalah “proses sosial yang melibatkan kegiatan-kegiatan penting yang memungkinkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalu pertukaran dengan pihak lain dan untuk mengembangkan hubungan pertukaran“. (th : 2000, Boyd Walker Larreche )
More...

Arti dan Peranan Persediaan

Persediaan adalah sejumlah bahan-bahan, bagian-bagian yang disediakan dan bahan-bahan dalam proses yang terdapat dalam perusahaan untuk proses produksi, serta barang-barang jadi/produk yang disediakan untuk memenuhi permintaan dari konsumen setiap waktu.


Persediaan merupakan salah satu unsur yang paling aktif dalam operasi perusahaan yang secara berkelanjutan diperoleh, diubah kemudian dijual kembali.

  • Manfaat adanya persediaan antara lain:
  • Menghilangkan resiko keterlambatan datangnya barang
  • Menghilangkan resiko barang yang rusak
  • Mempertahankan stabilitas operasi perusahaan
  • Mencapai penggunaan mesin yang optimal
  • Memberi pelayanan yang sebaik-baiknya kepada konsumen
More...

Minggu, 19 April 2009

Pengertian Sistem Informasi

Sistem informasi didefinisikan sebagai suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi, atau dapat disampaikan sistem informasi tersebut merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media, prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting dan suatu dasar untuk pengambilan suatu keputusan.
Menurut Robert A.Leitch dan K.Roscoe Davis mengatakan sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolah transaksi harian, mendukung operasi yang bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
Menurut Prajudi Admosudijo mengatakan bahwa Sistem adalah sesuatu yang terdiri atas objek, unsur atau komponen yang berkaitan dan berhubungan satu sama lain sedemikian rupa, sehingga unsur-unsur tersebut merupakan suatu kesatuan pemprosesan atau pengolahan tertentu.
Defenisi lain dari sistem informasi dapat diartikan sebagai suatu kumpulan bagian-bagian formal yang sistematik yang melakukan operasi pengolahan data untuk tujuan:

  1. Memenuhi persyaratan pengolahan data yang lengkap dengan transaksional (tukar menukar).
  2. Memberikan informasi kepada manajemen untuk mendukung kegiatan perencanaan, pengendalian dan pengembalian keputusan.
  3. Memberikan bermacam-macam laporan seperti yang diperoleh oleh pihak luar.
Pada saat ini suatu kegiatan baru dan dinamis telah dikembangkan didalam organisasi berupa disain, operasi dan manajemen sistem informasi yang berlandaskan computer (Computer Based Information System). Sementara itu berbagai kegiatan organisasi memerlukan suatu sistem untuk mengolah informasi yang lebih cepat dan kehadiran komputer telah memperluas kemampuan manusia dalam mengolah informasi tentang kegiatan-kegiatan perusahaan. Sistem informasi dapat disimpulkan sebagai suatu kumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pihak yang mengambil keputusan atau pengendalian organisasi dalam perusahaan.
Sistem informasi yang baik akan menghasilkan informasi yang berkualitas, dan dapat digunakan untuk pembuatan keputusan yang berkualitas. Informasi akan berkualitas bila informasi tersebut : relevan dengan pengambilan keputusan, akurat tepat waktu, padat jelas dan dapat dikualifikasikan. Selain itu sistem informasi yang baik adalah sistem yang mampu mendorong terlaksananya operasi yang efisien dan efektif. More...

Pengertian Informasi

Di dalam pengolahan sistem pada akhirnya menghasilkan suatu informasi, untuk itu pendefenisian informasi diperlukan untuk menunjang berhasilnya pengembangan sistem yang akan dirancang. Defenisi umum untuk informasi dalam sistem informasi menurut Jogiyanto H.M (1990; 11) :“Informasi adalah data yang dapat diolah yang lebih berguna dan berarti bagi yang menerimanya”.
Menurut RobertG.Murdik (1973; 12) :“Informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaan dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendatang”.
Jadi Informasi adalah data yang diproses kedalam bentuk yang lebih berarti bagi penerima dan berguna dalam pengambilan keputusan, sekarang atau untuk masa yang akan datang.
Informasi dalam suatu lingkungan sistem informasi memiliki beberapa ciri-ciri yaitu :

  1. Benar atau salah, Ini dapat berhubungan dengan realitas atau tidak bila penerimaan informasi yang salah dipercayai mengakibatkan sama seperti benar.
  2. Baru, Informasi dapat sama sekali baru dan segar bagi penerimanya.
  3. Tambahan, Informasi dapat memperbaharui atau memberikan tambahan baru pada informasi yang talah ada.
  4. Korektif, Informasi dapat menjadi suatu korektif atas informasi yang salah.
  5. Penegas, Informasi dapat mempertegas informasi yang telah ada, ini berguna karena meningkatkan persepsi penerimanya atau kebenaran informasi tersebut.
Informasi dapat dikatakan berkualitas apabila telah memenuhi kriteria-kriteria sebagai berikut :
  • Informasi harus akurat dan jelas, Yaitu informasi yang tidak mengandung keraguan-keraguan, sama maksudnya yang disampaikan dengan yang menerima, bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak menyesatkan, harus menjelaskan dan mencerminkan maksudnya atau dengan kata lain tidak menimbulkan pertanyaan bagi penerima informasi tersebut.
  • Up to date (Tepat waktu), Yaitu informasi tersebut datang ke penerima tidak terlambat karena informasi yang tidak tepat waktu sudah tidak mempinyai nilai.
  • Informasi harus relevan, Yaitu informasi itu diterima bagi orang yang membutuhkan atau bermanfaat bagi yang menerimanya.
Jhon Burch (1986; 3) mengemukakan suatu bentuk siklus informasi (Information Cycle) seperti terlihat pada gambar 2.1 berikut :

Photobucket

Data yang diolah melalui suatu model menjadi suatu informasi, kemudian user menerima informasi tersebut, membuat suatu keputusan dam melakukan tindakan yang berarti menghasilkan suatu tindakan yang lain akan membuat sejumlah data kembali, data tersebut akan ditangkap sebagai input untuk diproses selanjutnya.

More...

Klasifikasi Sistem

Dari sumber buku Analisis dan Desain Sistem Informasi karangan Jogiyanto H.M (1990; 6-7), sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang, diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Sistem Abstrak (Abstrack System ) dan Sistem fisik (Physical System)
Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik sedangkan sistem fisik adalah merupakan sistem yang ada secara fisik.
  • Sistem Alamiah (Natural Sistem) dan Sistem Buatan Manusia (Human Mode Sistem)
Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat manusia sedangkan sistem buatan manusia adalah sistem yang dirancang oleh manusia.
  • Sistem Tertentu (Deterministic System) dan Sistem Tidak Tentu (Probabilistic Syste )
Sistem tertentu adalah sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi sedangkan sistem tidak tentu adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas.
  • Sistem Tertutup(Closed System) dan Sistem terbuka(Open System)
Sistem tertutup adalah merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkkungan luarnya sedangkan sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. More...

Karakteristik Sistem

Dari buku Analisis dan Desain Sitem Informasi karangan Jogiyanto H.M(1990; 4-6), suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu yaitu :

  • Bagian (Component), Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi yang artinya bekerja sama membentuk satu kesatuan komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu sub sistem atau bagian dari sistem.
  • Batas Sistem (Boundry), Merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luar.
  • Lingkungan Luar Sistem (Environment), Lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.
  • Penghubung Sistem (Interface), Penghubung (interface) merupakan media penghubung antara satu sub sistem dengan subsistem yang lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber daya mengalir darisuatu subsistem akan menjadi masukkan untuk subsistem yang lainnya melalui penghubung ini, dengan begitu suatu sistem dapat beintegrasi dengan subsistem yang lainnya dengan membentuk suatu kesatuan.
  • Masukkan Sistem (Input), Energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukkan dapat berupa maintenance input dan signal input. Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk diperoleh keluarannya.
  • Keluaran Sistem (Output), Hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan keluaran dapat merupakan masukkan untuk sistem yang lain atau supra sistem.
  • Pengolah Sistem (Process), Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukkan menjadi keluaran. Suatu sistem pengolahan akan mengolah berupa bahan baku dalam hal ini adalah data serta bahan-bahan lainnya untuk menghasilkan keluaran berupa laporan dan informasi yang berguna.
  • Sasaran Sistem (Objective), Suatu sistem pasti mempunyai tujuan (goal) atau sasaran (objective). Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran maka operasi tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukkan yang dibutuhkan dan keluaran sistem yang akan dihasilkan oleh sistem itu sendiri.
More...

Pengertian Sistem

Untuk mengetahui suatu sistem dapat diperoleh dengan cara memperhatikan ciri-ciri yang ada pada suatu sistem dan intetraksi dari unsur-unsur yang saling terkait atau saling mempunyai hubungan serta keterpaduan dengan unsur-unsur lainnya yang ada dalam suatu wadah serta mempunyai suatu tujuan yang lebih ditetapkan.
Sistem berasal dari kata Yunani yaitu “Systema” yang berarti kesatuan, yaitu suatu kesatuan atau keseluruhan dari bagian-bagian yang mempunyai hubungan dan saling ketergantungan satu sama lainnya untuk mencapai tujuan tertentu.
Berikut ini pengertian sistem dari beberapa para sumber :

  1. Menurut Gordon B.Davis (1974; 81) : Sistem dapat berupa abstrak atau fisis. Sistem yang abstrak adalah susunan yang teratur dari gagasan-gagasan atau konsepsi-konsepsi yang saling bergantung.
  2. Menurut Gillisple (1971; 2) : Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen atau sub sistem-sub sistem yang saling terjalin satu sama lainnya untuk mencapai suatu tujuan.
  3. Menurut Mulyadi (1999; 2) : Sistem pada dasarnya adalah Sekelompok unsur yang erat berhubungan antara satu dengan yang lainnya, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu
  4. Menurut Efraim Turban dan Jay E.Aronsun (1990; 2) : Sistem adalah kumpulan dari objek-objek seperti orang, sumber daya, konsep dan prosedur untuk menjalankan fungsi yang sama untuk mencapai suatu tujuan.
Menurut Jogiyanto H.M (1990; 9), ada dua pendekatan yang digunakan dalam mendefenisi suatu sistem yaitu :

  • Pendekatan sistem yang menekankan pada prosedurnya.
Pendekatan sistem yang menekankan pada prosedurnya dapat didefenisikan: “Suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan dan berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu”

  • Pendekatan sistem yang menekankan pada komponennya.Pendekatan sistem yang menekankan pada komponenya didefenisikan bahwa: “Suatu sistem adalah kumpulan elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu”.
Di dalam organisasi dan pengolahan informasi ada sistem yang relatif tertutup yaitu suatu sistem yang hanya mempunyai masukan dan keluaran yang telah teratur dan dirumuskan dengan baik, sedangkan sistem terbuka mengadakan pertukaran informasi, bahan atau tenaga dengan lingkungannya, suatu sistem mempunyai maksud untuk mencapai suatu tujuan atau sasaran. Tujuan biasanya dihubungkan dengan ruang lingkup yang lebih luas dan sasaran dalam ruang lingkup yang lebih sempit.
Dari beberapa pendapat para ahli dapat disimpulkan bahwa sistem adalah suatu keteraturan dari kegiatan-kegiatan yang salaing bergantung dan prosedur-prosedur yang saling berhubungan yang melaksanakan dan mempermudah kegiatan utama organisasi.


More...

Pengertian Aplikasi

Aplikasi sistem adalah sofware yang dibeli perusahaan dari tempat pembuatnya. Aplikasi akan menggunakan sistem operasi (OS) komputer dan aplikasi yang lainnya yang mendukung. Istilah ini mulai perlahan masuk ke dalam istilah Teknologi Informasi semenjak tahun 1993, yang biasanya juga disingkat dengan app. Secara historis, aplikasi adalah software yang dikembangkan oleh sebuah perusahaan. App Industri PC tampaknya menciptakan istilah ini untuk merefleksikan medan pertempuran persaingan yang baru, yang paralel dengan yang terjadi antar sistem operasi yang dimunculkan. (www.Google.com/Kamus Komputer dan Teknologi Informasi)




More...


Follow This Blog....!!!

More Blogger Update

 

Copyright © 2009 by : ameykurdt

Site Meter yang nyasar sejak Rabu, 27 Mei 09