O w n e r
Let's Shared

Jumat, 17 April 2009

Administrasi Secara Manual

Sebelum tool-tool administrasi diciptakan, pengelolaan administrasi user adalah dengan menggunakan client MySQL atau MySQL monitor. Semua perintah dilakukan berbasis teks melalui command prompt Windows. Administrasi ini disebut administrasi manual, meliputi administasi user, database, dsb.

Account MySQL dapat dibuat dengan dua cara:

  1. Manipulasi tabel user
Menggunakan perintah INSERT untuk menambah user baru. Sebagai contoh, untuk memberikan akses SELECT, INSERT, UPDATE dan DELETE, perintahnya adalah sbb:

INSERT INTO user
VALUES(‘localhost’, ‘kurdt’, PASSWORD(‘apasaja’),
‘Y’,’Y’,’Y’,’Y’,’N’,’N’,’N’,’N’,’N’,’N’,’N’,’N’,’N’,’N’
’N’,’N’,’N’,’N’,’N’,’N’,’N’,’N’,’N’,’N’,’N’,’N’,’N’,’N’);

Atau dengan perintah:

INSERT INTO user
(host, user, password, select_priv, insert_priv, update_priv, delete_priv)
VALUES(‘localhost’, ‘kurdt’, PASSWORD(‘apasaja’),
‘Y’,’Y’,’Y’,’Y’);

FLUSH PRIVILEGES

Perintah FLUSH PRIVILEGES adalah untuk memberitahu server agar membaca ulang tabel hak akses.

2. Menggunakan pernyataan GRANT.

GRAND SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE ON *.* TO ‘kurdt’@’localhost’
IDENTIFIED BY ‘password_user’

Karakter *.* memperkenankan user untuk mengakses semua database yang berada di server. Karakter ini dapat diganti dengan nama databese. Dengan menggunakan perintah GRAND, maka pernyataan FLUSH PRIVILEGES sudah tidak diperlukan lagi.

Didik Dwi Prasetyo

Comments :

0 komentar to “Administrasi Secara Manual”

Posting Komentar


 

Copyright © 2009 by : ameykurdt

Site Meter yang nyasar sejak Rabu, 27 Mei 09